1. Gunung Tangkuban Perahu
Tangkuban Perahu, gunung berapi
aktif yang terletak 25 km utara Bandung, adalah salah satu objek wisata paling
populer di Jawa Barat. Anda dapat mendaki atau naik ke tepi kawah gunung berapi
untuk menemukan sumber mata air panas tempat Anda dapat merebus telur di sana.
Ada tiga kawah yang dimiliki gunung berapi: Kawah Ratu (Kawah Ratu), Kawah
Domas (Kawah Domas), dan Kawas Upas (Kawah Upas). Gunung Tangkuban Perahu
terkait erat dengan cerita rakyat Sunda, Sangkuriang.
2. Pertunjukan
Angklung Angklung adalah salah
satu alat musik tradisional Indonesia. Instrumen ini terbuat dari beberapa
kelompok tabung bambu berukir yang dilekatkan pada kerangka bambu. Di Jawa
Barat, salah satu studio angklung yang paling populer adalah Saung Angklung
Udjo yang terletak di pinggiran kota Bandung. Studio ini milik musisi angklung
terkenal Udjo Nalagena. Selain memamerkan pertunjukan angklung setiap hari,
Saung Angklung Udjo juga menyediakan bengkel, pusat kerajinan tangan, dan
museum hidup bagi Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang
angklungs.
3. Museum Geologi Bandung
Museum ini adalah pusat geologi
terbesar dan terlengkap di Indonesia. Museum yang terletak di Jalan Diponegoro
pertama kali dibuka pada tahun 1929 oleh kolonial Belanda. Dengan tiga ruang
utama (geologi Indonesia, sejarah kehidupan, dan geologi kehidupan manusia),
ada sekitar 60.000 fosil dan 250.000 batu dan mineral dipamerkan. Sejak 2006,
museum ini dibuka gratis untuk pengunjung.
4. Sumber Air Panas Ciater
Mandi di sumber air panas dikenal
untuk membantu menyembuhkan dan meringankan beberapa penyakit dan penyakit
seperti sakit rematik dan masalah kulit. Anda dapat menikmati pemandian air
panas di Pemandian Air Panas Ciater secara pribadi di bilik yang dapat dikunci
atau bersama di kolam renang umum. Kompleks lima mata air panas Ciater juga
menawarkan tempat-tempat lain seperti menunggang kuda, memanah, dan spa. Untuk
kunjungan yang lebih lama, Anda dapat menginap di salah satu bungalow yang
tersedia.
5. Gedung Sate
Sastra berarti 'bangunan sate'
dan didirikan pada 1920 sebagai Gouverments Bedrijven (GB), Gedung Sate pernah
digunakan sebagai kantor pusat pemerintah provinsi Jawa Barat serta rumah
perwakilan Jawa Barat. Bangunan ini adalah tengara Bandung yang memiliki
struktur kecil berbentuk sate di atapnya. Mirip dengan Museum Geologi Bandung,
Gedung Sate juga terletak di Jalan Diponegoro dan kuil kuno di
jawa.

No comments:
Post a Comment